HOME & LINK UTAMA
 Sekolah & Lembaga
 Berita & Artikel
 Informasi Baru
 Mengenai Kami
 100 Kunjungan Terakhir
  

  
 Login
  
Login:
Pass:
Register?
  
 
Kami menerapkan best practice MBE di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat
By Admin
Friday, March 28, 2008 11:43:28 Clicks: 1033 Send to a friend Print Version
Kami menerapkan best practice MBE di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat. Dalam pelaksanaan proyek di Teluk Bintuni, saya meminta bantuan teman-teman eks MBE dari daerah seperti Bu Maria Ulfah (Mojokerto), Pak Kabullah (Pati), Pak Santo (Banyuwangi), Pak Jarno (Pacitan), Bu Wiwik (Probolinggo), dan Bu Sri (Batu) untuk memfasilitasi pelatihan-pelatihan MBS, PAKEM dan PSM dan pendampingan untuk para kepala sekolah, guru, dan komite sekolah di Teluk Bintuni.

Pak Santo (Kab. Banyuwangi) dan Pak Jarno (Kab. Pacitan) yang paling sering ke Papua. Bantuan teman-teman eks MBE tersebut diperlukan agar model MBE bisa diterapkan dengan baik dan benar di sekolah-sekolah di Teluk Bintuni. Bahkan, kami juga menggunakan materi pelatihan yang sama dengan MBE meskipun dimodifikasi dan disesuaikan dengan kapasitas dan budaya setempat.

Di tingkat kabupaten, saya sendiri yang turun tangan membantu Pemda dan Dinas Pendidikan dalam perencanaan, pendataan, unit cost, dan DAS. Alhamdulillah, setelah setahun, ada banyak perubahan dalam penyelenggaraan pendidikan, baik di tingkat kabupaten maupun sekolah. Namun, peran serta masyarakat belum terlihat ada perubahan. Untuk itu saya menambah dua konsultan asli Papua dari Jayapura (berpengalaman bekerja dengan UNDP dan UNICEF) untuk menangani partisipasi masyarakat.
Pertengahan bulan depan saya akan membawa Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Teluk Bintuni dan jajarannya, pengawas sekolah, kepala sekolah, dan guru (sekitar 30 orang) ke sekolah-sekolah binaan DBE-1 dan DBE-2 di Sulawesi Selatan (Pangkep dan Jeneponto).

Saya dan Lynne pernah mengunjungi sekolah-sekolah binaan DBE tersebut dan berkesimpulan sekolah-sekolah itu sangat layak dikunjungi dan dijadikan contoh oleh teman-teman dari Papua karena kondisi sekolah-sekolah tersebut sama dengan sekolah-sekolah binaan MBE di Jateng dan Jatim (kepala sekolahnya pernah berkunjung ke sekolah-sekolah binaan MBE di Batu dan Probolinggo).

Toto Purwanto
 
More Artikel Dari Lapangan Berita
. Program MBE untuk Semua
. Dinas Pendidikan Kabupaten Kebumen akan melatih lagi 800 peserta
. Tentang Banyumas dan Purworejo
. Kabupaten Purworejo masih mengembangkan program MBE
 POLLING
  
Tantangan Pengembangan Pendidikan Dasar Yang Belum Diatasi Adalah:
Kesejahteraan Guru
Manajemen Sekolah
Informasi Yg Kurang
Kurikulum Nasional
Lain (Mohon Saran)

View Results
Other Poll

Votes: 138
Comments:
 Forum
Latest Post
Latest Response
 MBE Project (MBE)